RSS

Detektif Conan

06 Sep

Oh.. God!  baru inget kalo sudah lama ga nerusin blogging..  (– _ –‘)

Oke.. tetap dengan tema yang sama, mengenal tokoh detektif yang pernah diciptakan. Kali ini saya menginjak ke “Someone On Manga and Anime”

Saya mulai dengan Tokoh yang hampir tidak mungkin tidak dikenal..

Detektif Conan

volume 1 Manga Detektif Conan

Detektif Conan (atau – 名探偵コナン – Meitantei Konan di Jepang) adalah series manga detektif karya Aoyama Gosho sensei. Bisa dibilang series manga-nya cukup tua karena di serialisasikan sejak 19 juni 1994 (suer, seumuran saya!) di Shogakukan’s Weekly Shonen Sunday.

Sukses dengan manga-nya, Detektif conan masuk ke dunia Anime dua tahun setelahnya. Animenya di produksi atas kerja sama Yomiuri Telecasting Corporation and TMS Entertainment. Mereka tetap tidak tanggung-tanggung untuk menerbangkan kisah detektif Conan dalam berbagai Format. Mulai dari Movie (yang mencapai 17 Movie hingga artikel ini ditulis), Drama Live Action (“Kudo Shinichi he no Chosenjo” Dibintangi oleh aktor Shun Oguri sebagai Sinichi Kudo), Video Game (untuk Nintendo DS dan PS Portable) Audio Cd (berisi kumpulan original soundtrack Detektif Conan karya composer Katsuo Ohno) dan banyak lagi.

 

 

 

Full Score of Fear (Movie detektif Conan ke 13, release tahun 2008)

Plot

Shinichi Kudo adalah detektif SMA yang sering membantu kepolisian dalam memecahkan kasus-kasus criminal. Saat jalan-jalan bersama teman perempuannya yang bernama Ran Mouri (bagian yang paling pengen aku skip), Shinichi melihat orang mencurigakan. Seketika dia mengikuti orang tersebut dan menemukan kegiatan transaksi misterius. Secara tiba-tiba anggota sindikat yang dikenal organisasi hitam menyerangnya. Mereka memaksanya menelan racun eksperimen bernama APTX 4869 dengan tujuan agar Shinici terbunuh.

Namun, bukan terbunuh, efek yang ditimbulkan justru mengubah fisiknya menjadi anak kecil. Niat Shinichi untuk membekuk organisasi tersebut membuatnya harus menyembunyikan identitasnya dan menggunakan nama Conan Edogawa (mengadaptasi nama penulis “Sir Arthur Conan Doyle” dan “Edogawa Ranpo”). Setelah itu, Conan “dititipkan” di rumah seorang detektif amatir (lebih ke-arah payah) Kogoro Mouri ayah Ran Mouri.

Sejak saat itu, Conan membantu karir Kogoro Mouri dengan membantu memecahkan kasus dan secara diam-diam dengan mengambil alih suara Kogoro Mouri yang pingsan setelah mendapat tembakan bius darinya. Dalam petualangannya, Conan menemui banyak hal. Mulai dari petunjuk kegiatan organisasi hitam, teman-teman (sekaligus rival) detektif baru, bantuan dari anggota FBI, dan masih banyak lagi.

My mind

Kisahnya-kisahnya dikemas secara menarik. Aoyama sensei mampu membuat komposisi dialog dan gambar yang bisa di observasi dengan mudah. Tentunya petunjuk-petunjuk penting tidak disampaikan secara langsung kepada pembaca sebelum bagian penyampaian pemecahan kasus.

Dengan begitu, pembaca juga bisa ikut mencoba memecahkan kasusnya. Biasanya saya akan menunda membaca bagian akhir kasus sampai saya bisa menerka bagaimana pemecahan kasusnya. Tentunya akan sangat menarik jika akhirnya terkaan kita benar, dan tokoh dari kisah tersebut menyampaikan kembali apa yang sudah kita pikirkan. (tapi biasanya saya akan langsung menyerah ketika kasusnya berhubungan dengan sejarah dan tulisan Jepang –___– “ )

Aoyama sensei mengutip kisah “Arsene Lupin” (tokoh pencuri asal prancis karya Maurice Leblanc), “Sherlock Holmes” dan film samurai karya Akira Kurosawa sebagai tema yang mendominasi karyanya. 3 tokoh pria ciptaanya menjadi ikon kuat yang mengisi kisah detektif Conan, yaitu Pencuri Misterius “Kaitou Kid”, Shinichi Kudo sendiri dan Heiji Hattori detektif asal Osaka yang juga menjadi pahlawan Kendo.

Dengan unsur-unsur tersebut, pembaca (secara tidak langsung) bisa mengenal asal mula tokoh-tokoh yang berasal dari latar belakang budaya yang cukup berbeda. (saya justru baru mengenal tokoh Sherlock Holmes, Arsene Lupin dan kisah-kisah detektif lainnya dari series ini)

Sayangnya, karena serialnya sudah terhitung 19 tahun, kisah Conan dalam menghentikan organisasi hitam justru terkesan dibuat ‘molor’. Bahkan ada tokoh-tokoh baru yang muncul dan membuat kisah kegiatan pengejaran organisasi hitam jadi terlupakan.

Aoyama sensei menyatakan bahwa dia sudah memikirkan bagaimana Kisah Detektif Conan berakhir, namun belum berniat untuk mengakhirinya.

But, over all, karya ini patut di acungi jempol dan direkomendasikan untuk pecinta kisah detektif investigasi.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada September 6, 2013 in Someone on Anime and Manga

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
KomuniKata

Materi Kuliah Ilmu Komunikasi

Hobby Buku's Classic

manusia hanya mampu mencari kebenaran, bukan menentukannya

%d blogger menyukai ini: