RSS

Gosick

Setelah sebelumnya saya mengulas tentang “Nougami Neuro”, serial “Shonen Mistery” yang penuh aksi. kini saya bakal mengulas serial  “Shojou mistery” yang penuh drama.

Here you go..

Gosick

GosickS_vol1_cover

cover novel ringan Gosick S

 

Gosick (pelesetan dari kata “Gothic”) ialah serial karya Kazuki Sakuraba sensei. Gosick muncul pertama kali di Jepang pada Desember 2003 dalam format novel ringan yang dipublikasikan oleh Fujimi Shobo. (diilustrasikan oleh Hinata Takeda ). Novelnya sendiri terdiri dari 9 series novel dengan judul “Gosick”, dan empat koleksi cerita pendek yang berjudul GosickS“ (tambahan huruf capital ‘S’ di akhir kata)

Tokyopop bahkan telah merilis novel pertamanya dalam bahasa inggris pada April 2008, dan yang kedua pada Maret 2010.

Adaptasi novelnya dalam bentuk manga mulai diserialisasikan di Shounen Manga Magazine Monthly Dragon Age pada desember 2007. Novel ini juga diserialisasikan dalam bentuk anime oleh Bones anime studio mulai Januari 2011. Anime yang terdiri dari 24 episode ini, oleh Crunchyroll ditayangkan animasinya dalam penyiaran Jepang hingga ke ranah Web.

Plot.

270px-Gosick_Manga_V01_cover

Cover Manga vol 1

Kisah ini mengambil setting tempat di Negara fiksional di Eropa (yang menggunakan bahasa Prancis). Wilayahnya membentang antara Swiss melalui Alpen antara Perancis dan Italia, ke Laut Mediterania. Negara itu disebut dengan “Sauville” (dalam adaptasi animenya disebut dengan “Saubure”).

Kazuya Kujo adalah putra ketiga dari petugas tingkat tinggi dari Tentara Kekaisaran Jepang. Kujo menjadi murid pindahan di St. Marguerite Academy Sauville sebagai bagian dari bentuk persahabatan antar Negara. St. Marguerite Academy sendiri ialah pusat kisah legenda urban dan kisah horror berkumpul. Karena rambut dan mata hitam ala asianya, Kujo dijuluki sebagai Haru-Kitaru Shinigami  atau pencabut nyawa yang datang di musim semi (kebetulan dia juga tiba di Sauville saat musim semi). Kujo akhirnya dijauhi oleh teman-teman sekoleganya.

Karena guru kelas Kujo “Cecile sensei” menyuruhnya membaca buku-buku horror sebagai bahan obrolan untuk mendapat teman, Kujo pergi ke menara di sekolah yang juga menjasi perpustakaan. Dipuncak perpustakaanlah dia bertemu gadis mungil (yang hampir tidak ada bedanya dengan boneka bisque) bernama Viqtorique De Bloise. Viqtorique adalah gadis jenius sekaligus misterius yang tidak pernah masuk kelas. Dia menghabiskan waktunya membaca seluruh isi perpustakaan atau memecahkan misteri yang bahakan tidak bisa dipecahkan oleh seorang detektif.

Serial gosick terpusat pada kisah petualangan dimana Kujo dan Victorique terlibat (atau bisa dibilang melibatkan diri) pada kasus misteri kriminal yang terjadi di Sauville. Peran utama Victorique sebagai gadis detektif yang brilian namun lemah, dan keberadaan Kujo sebagai sahabat baik sekaligus pelindungnya. Dalam petualangan mereka, tidak jarang mereka harus berhubungan dengan berbagai tokoh. Seperti detektif  bodoh bernama Grevil de Blois dengan gaya rambutnya yang mirip bor, gadis cantik bernama Avril Bradley yang terobsesi dengan kisah-kisah horror, serta pesulap berambut merah yang bernama Brian Roscoe yang juga menjadi kunci keberadaan ibu dari Victorique.

My Mind

episode 5 against phantom thief kuiaran

Seperti yang saya sebutkan sebelumnya, ini adalah kisah misteri yang cukup penuh dengan drama. Ceritanya diutamakan pada kisah persahabatan kuat antara Kujo dan Victorique. Ya.. bisa dibayangkan hubungan persahabatan yang  tidak mau dipisahkan antara yang satu dengan yang lain.

Namun yang membuat serial ini sangat  menarik menurut saya, adalah misteri-misteri bersifat okultisme (kisah-kisah horor) yang dapat dipecahkan dan dijabarkan secara logika. Banyak misteri yang dianggap sebagai hal yang mustahil dilakukan (bahkan sudah menjadi misteri yang melegenda) namun ternyata mudah untuk ditafsirkan dan dicerna.

Saya pertama kali menonton serial ini dalam versi anime. Terus terang, dengan tampilan desain karakter yang cukup imut, awalnya saya tidak begitu berkesan untuk mengikuti serialnya. Namun Hinata Takeda tetap menggambarkan bagian misterinya secara cukup nyata, seperti bagian kondisi kematian korban serta petunjuk-petunjuk yang dibeberkan ke pemirsa.

Selain itu, walaupun setting tempatnya dibuat fiktif, kisah ini tetap mengaitkan sejarah nyata. seperti insiden Pembunuh pangeran Austria di Sarajevo dan perang dunia pertama. Cukup menarik jika kita bisa mengetahui bagian dari sejarah dunia dari serial anime.

Salah satu genre dari serial ini adalah drama historical, namun kisah misteri yang sangat menarik cukup membuat banyak klise dramatis berkurang. Sehingga, serial ini saya rekomendasikan sebagai serial misteri drama yang patut dikagumi penggemar misteri.

 

source:

http://gosick.wikia.com/wiki/Gosick_Wiki

http://en.wikipedia.org/wiki/Gosick

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Oktober 8, 2013 in Someone on Anime and Manga

 

Majin Tantei Nougami Neuro

Mendahulukan Sherlock TV series sebelum lupa untuk di ulas..

Kini kembali ke “Someone on Anime and Manga”,  setelah mengurak-arik dunia maya (terkesan kayak telur diurak-arik). Baru saja menemukan kisah misteri yang menarik yang bisa direkomendasikan pada penggemar kisah detektif. Manga ini mencampurkan kisah detektif,  supernatural fantasy, dan action story.

Here you go..

Majin Tantei Nougami Neuro

Majin_Tantei_Ngami_Neuro_Volume_1

Cover volume 1 Majin Tantei Nougami Neuro

Majin Tantei Nougami Neuro (“Demon Detective Neuro Nōgami”) adalah serial detektif supernatural karya Yusei Matsui sensei. Manga ini muncul di Weekly Shonen Jump sejak Februari 2005 hingga 2009. Manganya terdiri dari 202 chapter sedangkan Animenya terdiri dari 25 episode. Anime yang diarahkan oleh Hiroshi Kojina dan diproduksi oleh Madhouse ini mulai tayang di Jepang sejak 2 Oktober 2007 hingga 25 Maret 2008 (karena itu design animasinya agak terlihat jadul).

Majin Tantei Nougami Neuro juga muncul dalam beberapa format seperti Novel ringan, Audio Album Original Soundtrack, dan dua video game (PS2 dan Nintendo DS)

Di Jepang, Manga-nya sangat populer dan sering masuk ke daftar 10 penjualan manga terbanyak dalam seminggu. Manga-nya sudah terjual lebih dari empat juta volume hingga bulan april 2009.

Sayangnya, anime-nya punya nasib yang cukup berbeda. Walaupun manganya sangat populer di Jepang, Anime-nya justru cukup sering di kritik oleh fans. Para fans menyatakan bahwa Anime-nya justru lebih singkat dan lebih kekurangan banyak hal dibandingkan kisah di Manga-nya. Para pengkritisi sering membandingkan kisah ini dengan “Case Closed” – Detektif Conan – ( bukan dari tambahan aspek supernaturalnya ). Bukan hanya kritik buruk, namun juga beberapa pujian.

PLOT

scene of nougami

Neuro and Yako in episode 5

Katsuragi Yako adalah gadis SMA biasa berusia 16 tahun dengan kemampuan pencernaan yang luar biasa. Ayahnya ditemukan Tewas di ruang kerjanya dan dinyatakan polisi sebagai kasus bunuh diri. Misteri itulah yang mengundang kehadiran Neuro Nougami, setan pemakan misteri. Karena telah berhasil memakan seluruh misteri yang ada di dunia setan, dia memasuki dunia manusia untuk menyantap misteri yang diciptakan manusia (energi negatif yang diciptakan pelaku misteri dari rencana kriminalnya). Neuro tidak mau memperlihatkan keberadaannya sebagai setan di dunia manusia secara luas. Untuk itu dia menjadikan ‘Katsuragi Yako’ sebagai detektif SMA yang hebat, dan Neuro menyebut dirinya sebagai asisten setia sang detektif.

Setelah membantu memecahkan misteri sebuah agen finansial illegal (sekaligus mengusir mereka dari kantornya), Neuro dan Yako mendirikan agensi detektif mereka sendiri untuk mempermudah Neuro dalam memperoleh misteri sebagai santapannya.  Mereka menambah dua pegawai di agensinya. Ada Godai Shinobu, mantan anggota gangster (dan salah satu pegawai agensi finansial yang terusir sebelumnya) sebagai pekerja kasar. Juga ada Akane, kepangan rambut yang hidup karena kekuatan Neuro dari mayat yang di semen ke tembok kantor agensi, sebagai sekertaris.

Bersama partner kerja dari dunia atas (pihak kepolisian) maupun dunia bawah (dunia gangster), mereka memecahkan banyak misteri besar. Dimulai dari pembunuhan yang dilakukan aktris internasional, Hipnotis manusia elektronik, pencuri tanpa nama (X), serta sekelompok orang yang menyebut dirinya spesies baru yang dipimpin sosok dengan nama sandi ‘Six’.

My Mind

17

Neuro and Yako funny scene

Penggemar cerita shounen dan kisah detektif (seperti saya :D) jelas akan tertarik untuk mengikuti kisah ini.

Jika dilihat dari sudut pandang kisah detektif, walaupun disandingkan dengan cerita supernatural, Yusei Matsui sensei mampu memisahkan unsur dua genre tersebut secara teliti. Jadi, walaupun Neuro menggunakan alat-alat supernaturalnya dalam mencari petunjuk, petunjuk yang didapat tetap bisa dipikirkan secara logika. Pembaca tetap bisa mengikuti adegan analisis kasus secara logis.

Selain itu, Tokoh Neuro digambarkan sebagai tokoh yang sadis dan mengesalkan. Karakter itulah yang sangat sering dijadikan bahan komedi yang cukup mengocok perut pembaca. Namun disisi lain, tingkat sadistis dalam Manga ini juga cukup tinggi. Mungkin hal ini akan mampu membuat pembaca dengan tingkat imajinasi tinggi merasa cukup merinding.

Namun ada beberapa yang cukup di sayangkan dari series ini. Yusei Matsui sensei menggambarkan beberapa adegan penemuan sosok mayat secara berlebihan. Memang mungkin hal itu diharapkan akan menambah imajinasi pembaca, tapi akhirnya terkesan tidak cocok sebagai ilustrasi kisah detektif. Selain itu, motif yang dilakukan pelaku kriminal sering terkesan tidak masuk akal. Dan akhirnya sosok pelaku kriminal tersebut digambarkan menjadi makhluk aneh yang justru akan membuat serial ini terasa agak aneh di mata pembaca.

Terus terang saya selalu speechless saat membaca/menonton bagian akhir analisa kasus. Kadang di beberapa adegan tersebut, saya lebih memilih melewatinya langsung

Selain itu, jika dilihat dari sudut pandang serial detektif, Yusei Matsui sensei kurang memberikan petunjuk yang cukup untuk diobservasi pembaca. Jadi pembaca tidak bisa ikut menganalisa secara menyeluruh. Dan Neuro akan menjelaskan seluruh analisanya sambil menujukkan petunjuk-petunjuk yang tidak dipaparkan sebelumnya.

Cukup wajar jika Anime “Majin Tantei Nougami Neuro” ini tidak sepopuler Manga-nya. Jika kita sudah membaca Manga-nya terlebih dahulu, kemungkinan besar kita akan merasa kecewa saat menonton Anime-nya. Banyak kasus menarik dari Manga yang justru tidak di munculkan di Anime. Bahkan ada kasus yang justru tidak tayang seutuh cerita di Manga-nya.  Bisa dibilang, Animenya dibuat jauh lebih singkat dari di Manga. Walaupun ada beberapa kasus yang muncul di Anime tanpa ada di Manga.

Tapi sebagai penggemar cerita Shounen dan misteri, saya merekomendasikan serial “Majin Tantei Nougami Neuro” untuk dinikmati pembaca. (berani jamin anda tidak akan berhenti tertawa sampai cerita bagian akhirnya dimulai :D)

source:

http://myanimelist.net/anime/2985/Majin_Tantei_Nougami_Neuro
http://en.wikipedia.org/wiki/Majin_Tantei_N%C5%8Dgami_Neuro

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada September 23, 2013 in Someone on Anime and Manga

 

Sherlock TV Series

Yah.. baru menemukan sesuatu yang menarik di toko dvd bajakan :P..

Karena baru menemukannya, saya akhirnya juga baru bisa mengulasnya sekarang (bisa dibilang sudah cukup jauh ketinggalan, sih).

Oke.. here we go..

Sherlock TV series

sherlock_series_tv_poster_by_marrakchi-d5bcpfa

Sherlock adalah drama criminal British yang diadaptasi dari novel Sherlock Holmes karya Sir Arthur Conan Doyle. Dibintangi oleh Benedict Cumberbatch sebagai Sherlock Holmes dan Martin Freeman sebagai John Watson. Series produksi BBC ini  Diciptakan oleh Steven Moffat dan Mark Gatis (yang juga ambil peran sebagai Mycroft Holmes).

Series pertama yang berdurasi 90 menit tiap episodenya ini disiarkan oleh BBC One dan BBC HD di tahun 2010. Kritik yang masuk selalu positif dengan beberapa review tentang kualitas penulisan naskah dan penampilannya. Sherlock sudah dinominasikan di beberapa award ajang penganugerahan termasuk BAFTAs dan Emmy. Di UK, 6 episode tersebut sudah rilis dalam bentuk DVD dan Blue-ray Disc. (saya hanya mampu dapat yg bajakan :P)

Series ini sudah diproduksi sebanyak enam episode sejak tahun 2010 (sekali lagi sebagai catatan, saya baru nemu series ini). Terhitung, series ini hanya diproduksi 3 episode dalam satu season sekaligus dalam satu tahun. Dan tahun ini, season 3 sedang dalam proses produksi. Belum ada informasi kapan pastinya season 3 akan di tayangkan.

 

Plot

Sherlock Holmes versi masa kini. Masih tetap tinggal di Baker Street 221B London,  namun tanpa ditemani cerutu khasnya (karena rokok sudah dilarang di Inggris). Masih bersama sahabat karibnya Dr.John Watson, tapi juga memanfaatkan iphone, website dalam penyelidikannya. Dr.John Watson juga tetap menulis kisah-kisah sahabatnya itu, hanya saja melalui blog dan internet.

adegan Sherlok tanpa pakaian saat akan menemui anggota kerajaan

adegan Sherlok tanpa pakaian saat akan menemui anggota kerajaan

Cerita utama seriesnya tidak berbeda dari novelnya. Dimulai dengan episode pertama berjudul “Study in Pink”. John, (diseries ini, kedua tokoh dipanggil dengan nama depannya) seseorang yang baru kembali dari pelayanan militer di Afghanistan, diperkenalkan oleh kenalan lamanya, Stamford, kepada Sherlock sebagai orang yang sama-sama butuh tempat tinggal murah dan nyaman. Sherlock adalah seorang “Detektif konsultan” yang membantu Metropolitan Police Service (New Scotland Yard) terutama kepada inspektur Greg Lestrade (diperankan oleh Rupert Graves) dalam mengusut kasus kriminal. kedua sahabat itu akhirnya bekerja sama dalam mengungkap kasus kejahatan.

Walaupun kasus yang diciptakan diseries ini berlandaskan beberapa kisah kasus yang di pilih dari novel, detil dan jalan kisahnya berbeda. Untuk itu, Ada beberapa tokoh rekaan baru seperti Molly Hooper (yang diperankan Louise Brealey), yang membantu Sherlock di Laboraturium. Meskipun begitu, konflik Holmes dengan prof. James Moriarty tetap dihadirkan dengan munculnya karakter Jim Moriarty (diperankan oleh Andrew Scott). Dengan kehadirannya, Sherlock terpaksa harus bunuh diri di episode “ The Reichenbach Fall” (episode ketiga season 2) dengan jatuh dari gedung rumah sakit ST.Bartholomew. (berlandaskan pada kisah the final problem).

Jika penggemar Sherlock Holmes ingat, Holmes hadir kembali di kisah “the adventure of the empty house” setelah di kisah sebelumnya telah jatuh ke dalam air terjun Reichenbach bersama prof. moriarty. Tentunya di season 3 Sherlock akan hadir kembali dengan trik yang masih dirahasiakan hingga penayangannya dimulai nantinya.

My Mind

is it nice not being me? It must be so relaxing” – Benedict Cumberbatch as Sherlock Holmes –

Seperti yang penggemar Sherlock Holmes ketahui, dimata orang awam Holmes akan dikenal sebagai orang yang menyebalkan dan aneh. Tidak berbeda dari yang ada di novel, Sherlock tidak segan melakukan hal gila saat bekerja juga saat sedang tidak bekerja. Menembaki tembok flat dengan revolver, menyimpan kepala manusia di kulkas, dan menjadikan tengkorak manusia sebagai “teman” sebelum John hadir, bahkan membuka rahasia hubungan seorang inspektur polisi dengan petugas forensik.

graphik animasi pesan singkat Jim Moriarty

grafik animasi pesan singkat Jim Moriarty

Karena dikisahkan dengan kehidupan modern, pengemasan kisah juga dikemas secara modern. Mulai dari adegan penggunaan komputer dan iphone oleh para tokoh, shoot kamera ke benda-benda petunjuk disertai grafis, serta gambaran pola pikir Sherlock yang dijadikan animasi sehingga mudah diikuti dan dipahami.

Selain itu, yang membuat saya terkesan adalah, walaupun mengadaptasi dari kisah Sherlock Holmes di novelnya, Sherlock series tidak membuat kisah yang persis sama. Steven Moffat dan Mark Gattis tetap mampu menghidupkan tokoh-tokoh di novel dan mengadaptasikan mereka di zaman yang berbeda.

Cukup disayangkan mengetahui series ini hanya dibuat tiga episode tiap seasonnya. Dan sekarang penggemar Sherlock Holmes harus bersabar menantikan season ketiganya. Akan jadi menarik jika kita mencoba menerka bagaimana Sherlock memalsukan kematiannya.

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada September 16, 2013 in Uncategorized

 

Detektif Conan

Oh.. God!  baru inget kalo sudah lama ga nerusin blogging..  (– _ –‘)

Oke.. tetap dengan tema yang sama, mengenal tokoh detektif yang pernah diciptakan. Kali ini saya menginjak ke “Someone On Manga and Anime”

Saya mulai dengan Tokoh yang hampir tidak mungkin tidak dikenal..

Detektif Conan

volume 1 Manga Detektif Conan

Detektif Conan (atau – 名探偵コナン – Meitantei Konan di Jepang) adalah series manga detektif karya Aoyama Gosho sensei. Bisa dibilang series manga-nya cukup tua karena di serialisasikan sejak 19 juni 1994 (suer, seumuran saya!) di Shogakukan’s Weekly Shonen Sunday.

Sukses dengan manga-nya, Detektif conan masuk ke dunia Anime dua tahun setelahnya. Animenya di produksi atas kerja sama Yomiuri Telecasting Corporation and TMS Entertainment. Mereka tetap tidak tanggung-tanggung untuk menerbangkan kisah detektif Conan dalam berbagai Format. Mulai dari Movie (yang mencapai 17 Movie hingga artikel ini ditulis), Drama Live Action (“Kudo Shinichi he no Chosenjo” Dibintangi oleh aktor Shun Oguri sebagai Sinichi Kudo), Video Game (untuk Nintendo DS dan PS Portable) Audio Cd (berisi kumpulan original soundtrack Detektif Conan karya composer Katsuo Ohno) dan banyak lagi.

 

 

 

Full Score of Fear (Movie detektif Conan ke 13, release tahun 2008)

Plot

Shinichi Kudo adalah detektif SMA yang sering membantu kepolisian dalam memecahkan kasus-kasus criminal. Saat jalan-jalan bersama teman perempuannya yang bernama Ran Mouri (bagian yang paling pengen aku skip), Shinichi melihat orang mencurigakan. Seketika dia mengikuti orang tersebut dan menemukan kegiatan transaksi misterius. Secara tiba-tiba anggota sindikat yang dikenal organisasi hitam menyerangnya. Mereka memaksanya menelan racun eksperimen bernama APTX 4869 dengan tujuan agar Shinici terbunuh.

Namun, bukan terbunuh, efek yang ditimbulkan justru mengubah fisiknya menjadi anak kecil. Niat Shinichi untuk membekuk organisasi tersebut membuatnya harus menyembunyikan identitasnya dan menggunakan nama Conan Edogawa (mengadaptasi nama penulis “Sir Arthur Conan Doyle” dan “Edogawa Ranpo”). Setelah itu, Conan “dititipkan” di rumah seorang detektif amatir (lebih ke-arah payah) Kogoro Mouri ayah Ran Mouri.

Sejak saat itu, Conan membantu karir Kogoro Mouri dengan membantu memecahkan kasus dan secara diam-diam dengan mengambil alih suara Kogoro Mouri yang pingsan setelah mendapat tembakan bius darinya. Dalam petualangannya, Conan menemui banyak hal. Mulai dari petunjuk kegiatan organisasi hitam, teman-teman (sekaligus rival) detektif baru, bantuan dari anggota FBI, dan masih banyak lagi.

My mind

Kisahnya-kisahnya dikemas secara menarik. Aoyama sensei mampu membuat komposisi dialog dan gambar yang bisa di observasi dengan mudah. Tentunya petunjuk-petunjuk penting tidak disampaikan secara langsung kepada pembaca sebelum bagian penyampaian pemecahan kasus.

Dengan begitu, pembaca juga bisa ikut mencoba memecahkan kasusnya. Biasanya saya akan menunda membaca bagian akhir kasus sampai saya bisa menerka bagaimana pemecahan kasusnya. Tentunya akan sangat menarik jika akhirnya terkaan kita benar, dan tokoh dari kisah tersebut menyampaikan kembali apa yang sudah kita pikirkan. (tapi biasanya saya akan langsung menyerah ketika kasusnya berhubungan dengan sejarah dan tulisan Jepang –___– “ )

Aoyama sensei mengutip kisah “Arsene Lupin” (tokoh pencuri asal prancis karya Maurice Leblanc), “Sherlock Holmes” dan film samurai karya Akira Kurosawa sebagai tema yang mendominasi karyanya. 3 tokoh pria ciptaanya menjadi ikon kuat yang mengisi kisah detektif Conan, yaitu Pencuri Misterius “Kaitou Kid”, Shinichi Kudo sendiri dan Heiji Hattori detektif asal Osaka yang juga menjadi pahlawan Kendo.

Dengan unsur-unsur tersebut, pembaca (secara tidak langsung) bisa mengenal asal mula tokoh-tokoh yang berasal dari latar belakang budaya yang cukup berbeda. (saya justru baru mengenal tokoh Sherlock Holmes, Arsene Lupin dan kisah-kisah detektif lainnya dari series ini)

Sayangnya, karena serialnya sudah terhitung 19 tahun, kisah Conan dalam menghentikan organisasi hitam justru terkesan dibuat ‘molor’. Bahkan ada tokoh-tokoh baru yang muncul dan membuat kisah kegiatan pengejaran organisasi hitam jadi terlupakan.

Aoyama sensei menyatakan bahwa dia sudah memikirkan bagaimana Kisah Detektif Conan berakhir, namun belum berniat untuk mengakhirinya.

But, over all, karya ini patut di acungi jempol dan direkomendasikan untuk pecinta kisah detektif investigasi.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada September 6, 2013 in Someone on Anime and Manga

 

Sherlock Holmes Movie The Games Of Shadow

minna…

ada yang baru

Sherlock Holmes Movie 2! The Games Of Shadows

The Games of Shadows

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Detektif Terkenal Sherlock Holmes bertemu professor Moriarty. proffesor universitas sekaligus kriminal terbesar yang dianggap kemampuannya setara dengan kemampuan detektif kita. Disaat yang sama, Dokter John Watson harus meninggalkan sedikit kesedihan kepada teman sekamarnya itu menjalani upacara pernikahan.

dalam film ini,Holmes bisa dibilang dalam posisi yang agak menyedihkankarena selain ditinggal teman baiknya dari 221B untuk menikah, dia juga ditinggal selamanya oleh Irene Adler karena ulah Prof. Moriarty pula.

benar2 tidak bisa dibayangkan, karena ulah Holmes, Dr. Watson harus menikah dengan cara yang agak menyedihkan (namun bagusnya lancar) setelah keributan di pesta akhir bujangan Dr.Watson sendiri serta membatalkan keberangkatan bulan madu Dr. Watson dengan MELEMPAR pengantinnya dari kereta yang berjalan ke bawah jembatan yang ada sungainya.

saya agak kaget ketika di adegan terakhir ialah benar-benar sebuah pertarungan fisik (yang sayangnya hanya dalam teori) terakhir antara profesor Moriarty dan Holmes sendiri sehingga keduanya berakhir terjun ke air terjun Reichenbach. tapi di bagian (sangat) akhir film. Holmes kembali hadir dan menambahkan tanda tanya di akhir kata “The End” pada tulisan Dr. Watson.

saya berharap ada lagi kelanjutan movienya dan lebih berharap lagi munculnya Arsene Lupin di cerita selanjutnya! >_<

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Februari 8, 2012 in Uncategorized

 

C August Dupin

C Auguste Dupin adalah detective fiksi karya novelis dan penyair

Amerika Edgar Allan Poe. (sayangnya) dia hanya muncul di tiga cerita pendek. Muncul pertama kali pada kisah The Murders in the Rue Morgue pada tahun 1841. Dilanjutkan dengan kisah Mystery of Marie Roget dan The Purloined Letter.

Introduction

C. Auguste Dupin lahir di Paris, awal abad ke-19 dan hidup dalam keluarga yang kaya. Namun karena berbagai masalah, keluarga tersebut harus menghadapi situasi yang sangat tidak menyenangkan dan menyebabkan mereka harus berada disituasi yang hanya mampu untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Setelah dewasa Dupin secara sukarela membantu kepolisian lokal untuk memecahkan kasus-kasus aneh. Dia sering dikenal sebagai detektif swasta pertama, dan metode deteksinya menjadi dasar bagi detektif di masa depan seperti Sherlock Holmes. Namun, saat Edgar Allan Poe membuat karakter Dupin, kata detektif belum diciptakan. Inilah alasan kenapa disetiap cerita yang ditulis oleh Allan Poe selalu menyebutkan bahwa Dupin bukan detektif profesional.

Narator cerita tidak pernah disebutkan. Hanya diketahui bahwa Dupin dan Narator tinggal di Paris. dalam cerita ini ada beberapa hal yang tida ditunjukan secara terang-terangan, seperti tahun kejadian dan beberapa tokoh yang hanya ditunjuan inisialnya saja (ex: inspektur G–;).

Investigating Technique

C. Auguste Dupin adalah karakter cerdas yang mampu memecahkan kasus dengan pintarnya. Satu tekhnik yang selalu menempatkan dirinya pada pikiran si pelaku lalu berpikir secara perspektif.

Tekhnik ini membantu Dupin untuk memecahkan semua kasus dan mendapatkan bukti. Imajinasi kreatifnya untuk mendapatkan bukti membuatnya sangat populer dikalangan para pembaca serta efektif untuk menyelesaikan kasus.

Kebanyakan petunjuk yang ia temukan sebagai penghubung kasus sebenarnya dia dapat dari koran maupun laporan, yang menekankan tentang aspek membaca dan menulis.

Sebagai tambahan, metode pencarian bukti, berbeda di semua cerita namun intinya tetap pada Di salah satu cerita, C. Auguste Dupin sengaja memecahkan kasus, untuk membuktikan ketidaksalahan seorang pria yang dituduh melakukan apa yang dia tidak lakukan dan akhirnya Dupin menerima penghargaan finansial.

Itulah yang membuat detektif fiksi sangat dikagumi oleh banyak orang.

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada Juli 12, 2010 in someone On Novel

 

Kogoro Akechi

Akechi Kogoro(kanan) vs Kindaichi Kousuke

Kogoro Akechi adalah tokoh fiksi karya penulis misteri asal jepang Edogawa Rampo.

Dia muncul pertama kali pada cerita “The D Slope Murder case” (1925) dan terus muncul hingga seperempat abad. Edogawa Ranpo dijuluki sebagai bapak cerita detektif jepang sekaligus pengagum berat Sir Arthur Conan Doyle. Akechi juga menjadi detektif fiksi pertama di Jepang yang juga terinspirasi dari tokoh Sherlock Holmes.

Seperti Holmes, Akechi adalah detektif brilian nan eksentrik yang biasa dimintai bantuan oleh para polisi dalam menangani kasus sulit. Punya keahlian dalam judo dan jenius dalam menangani kasus yang mustahil sekalipun. Sama seperti Holmes (juga), Akechi membuat grup anak laki-laki untuk memperoleh informasi. Versi “Baker Street Irregular” dia ubah dengan nama Boy Detective Club”.

Kogoro Akechi adalah pria tinggi, tampan dengan alis mata yang tebal dan tertata rapi. Dia menikah dengan wanita bernama Fumiyo dan mengadopsi seorang anak laki-laki bernama Yoshio Kobayasi yang sekaligus menjadi ketua dari the boy detectives club

Cerita Akechi sendiri berkisah tentang detektif dari kota besar Tokyo, namun kadang juga bekerja didaerah pinggiran. Ceritanya sering kali diwarnai dengan kisah supernatural.

Akechi telah menjadi inspirasi di kebudayaan modern Jepang. Sudah ada beberapa film yang dikaryakan berdasarkan petualangannya, beberapa diantaranya mengadu kekuatan Akechi melawan tokoh fiksi lain seperti Arsene Lupin.

Akechi telah berhasil menjadi tokoh inspirasi si kebudayaan jepang modern. Sudah ada beberapa film yang dibuat berdasarkan petualangannya, beberapa diantaranya membuatnya bertarung melawan tokoh fiksi lainnya Arsene Lupin. Akechi telah muncul sebagai karakter di anime series Lupin III dan sudah dianggap sebagai tokoh fiksi terhebat di Jepang. Kemungkinan dia juga sudah terkenal di wilayah barat melalui filmnya tahun 1994 yaitu The Mystery of Rampo.

Film lainnya yang dibintagi oleh Akechi, adalah film tahun 1968 yaitu Black Lizard (aka Kurotokage). Filmnya diadaptasi dari novel Rampo yang ditulis oleh penulis Yukio Mishima, yang juga muncul secara singkat di Filmnya. Kisah ini menceritakan tentang pertarungan sang detektif melawan wanita ahli pengendali pikiran yang biasa disebut the Black Lizard yang diperankan oleh aktor (banci) Akihiro Maruyama. Film ini juga mempertimbangkan kapasitas hal-hal aneh ya ng masuk ke filmnya sendiri (bisa dibilang skenarionya terlalu berlebihan) namun film ini tetap punya penggemar setia dan banyak pujian.

Gambaran modernnya, bisa kita dapatkan dari anime televisi populer di Jepang Detective Conan, pada tokoh Kogoro Mouri. Tokoh berani, keras kepala, dan detektif yang payah (hampir semuanya bersifat menyindir Akechi). Dia mampu memecahkan banyak kasus karena dibantu oleh karakter utamanya Conan Edogawa (rasanya ga perlu dijelasin). Gambaran Akechi lainnya bisa dilihat di TV series (termasuk tokoh antagonis tanpa sifat sadis) Kid The Phantom Theif, Akechi references can be seen in the TV series’ inclusion of a non-violent antagonist, the Phantom Thief (Kaitou Kid), pencuri, sekaligus master penyamaran yang mencuri barang-barang bernilai tinggi hanya untuk menunjukkan kebolehannya. Sudah menjadi hal umum bahwa tokoh Kid ini adalah karya Gosho Aoyama, sebelum detektif conan sendiri. Berdasarkan kisah Akechi (juga), di seri Detektif Conan, ada sekelompok anak kecil (teman-temannya Conan) menyebut diri mereka “Detective Boys” (sebagai tambahan, tidak ada yang menyuruh mereka untuk membentuk grup ini)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Januari 16, 2010 in someone On Novel

 

Tag:

 
KomuniKata

Materi Kuliah Ilmu Komunikasi

Hobby Buku's Classic

manusia hanya mampu mencari kebenaran, bukan menentukannya